Kunyit Plus Daun Salam "Sahabat Lambungku"

Saturday, September 29, 2012
Hay Guy's... saya punya cerita nyata tentang si kunyit 'n si daun salam (berbagi pengalaman nih....). Sekitar 3 tahun yang lalu saya menderita sebuah penyakit yang menyebabkan saya sering merasa sakit dibagian lambung, bisa dibilang "mag kronis" gituu... bahkan berefek samping pada lidah hingga selalu merasa asam ketika habis makan apapun, warna kulit semakin hari semakin berubah pucat. Gejala itu saya alami sekitar 6 bulan lamanya. Sudah puas saya kesana kemari untuk berobat, bahkan sampai melakukan tes darah dan scanning body, namun hasilnya tetap nihil bahkan bertambah sakit saja. Kemudian denganharapan akan kesembuhan, ayah 'n bunda membawa saya ke tempat pengobatan kyai di sekitar daerah kalianda Lampung Selatan, beliau memberi saya air putih dalam botol yang katanya berisi doa-doa untuk kesembuhan saya. Namun hasilnya masih sama, sakit saya belum sembuh juga. Ya.... Mungkin Allah belum menghendaki kesembuhan saya.
Suatu hari, ada seorang ibu yang juga tetangga kami bercerita bahwa anaknya juga dulu menderita "mag kronis", bahkan sampai muntah setiap kali sehabis menyantap makanan. Ibu itu memberikan ramuan kunyit plus daun salam yang telah direbus untuk diminum anaknya setiap pagi siang dan sore hari, dan hasilnya sangat memuaskan, si anak kini telah sembuh.
Lalu dia menyarankan kami mencoba ramuan yang sama seperti yang dilakukan bu tersebut. Bunda merebus kunyit yang telah dikupas dan dipotong-potong bersama daun salam dengan sedikit garam, Bunda selalu menyiapkannya pada waktu pagi, siang, dan sore. Ramuan tersebut diseduh bersama gula aren agar tidak terasa pahit. Alhasil, setelah sekitar 1 bulan meminum ramuan tersebut, lidah saya mulai bisa merasakan makanan manis, pahit, dan asin. Rasa sakit di bagian lambung pun beransur menghilang.
Wah, benar-benar tidak terduga... Si kunyit 'n Daun Salam menjadi sahabat lambungku.... Semoga bermanfaat buat teman-teman ya....

PSIKOLOGI UMUM

Monday, June 4, 2012
Fase Perkembangan Anak

Tahap Perkembangan Anak Berdasarkan Biologis
Ada beberapa pendapat antara lain:
Pendapat Freud :
1.         Fase oral            : 0 – 1 thn. Pada fase ini mulut merupakan daerah pokok aktivitas dinamis
2.         Fase anal            : perhatian terpusat pada pembuangan kotoran
3.         Fase falis           : + 3 - 5 thn : alat kelamin merupakan daerah erogen terpenting
4.         Fase laten          : 5 - 12 thn : keadaan tenang
5.         Fase Pubertas    : 12 atau 13 - 20 thn : bergejolak
6.         Fase genital       : siap memasuki kehidupan dewasa

Tahap Perkembangan Berdasarkan Didaktis
Pendapat Comenius :
1.       Masa sekolah ibu                     0 – 6 thn
2.       Masa sekolah bahasa ibu         6 - 12 thn
3.       Masa sekolah latin                 12 – 18 thn
4.       Masa akademi                         18 – 24 thn

Tahap Perkembangan Berdasarkan Psikologis
Pendapat Piaget :
1.         Usia pra sekolah (0 - 6 thn) :
  •  Masa vital (0 - 2 thn) :     masih menggunakan fungsi biologis untuk menemukan berbagai hal dalam dunianya
  • Masa estetik :    perkembangan anak terutama pada fungsi pancaindranya dalam eksplorasi dan belajar _ masa sulit _ masa kegoncangan _ sikap yang benar, tidak terlalu menekan dan tidak memanjakan

2.       Masa usia sekolah dasar ( 6 – 12 th) : masa kematangan bersekolah,masa keserasian bersekolah _ anak mulai mudah dididik.

a.       Masa kelas rendah sekolah dasar
Ciri-ciri :
Ø Adanya korelasi antara keadaan jasmani dengan prestasi sekolah
Ø Ada kecenderungan memuji diri sendiri
Ø Suka membandingkan dengan anak lain
Ø Pada umur 6-8 thn biasanya menginginkan nilai raport yang baik tanpa melihat kemampuannya

b.      Masa kelas tinggi SD
Ø adanya minat thd kehidupan praktis sehari-hari yang konkret;cenderung membandingkan pekerjaan yang praktis
Ø realistis, ingin tahu, inin belajar
Ø minat pada mata pelajaran khusus
Ø sampai + umur 11 thn membutuhkan orang yang bisa membantu menyelesaikan tugasnya
Ø memandang nilai raport sebaai ukuran yang tepat mengenai prestasi sekolah
Ø gemar membentuk kelompok sebaya untuk bermain bersama

3.        Masa Usia Sekolah Menengah (12 – 18 Thn)

a.       Masa remaja awal / pra remaja
Ciri-ciri : Tidak tenang, kurang suka bekerja, kurang suka bergerak, lekas lemah, senang tidur, dll. (biasanya negatif)
b.     Masa remaja
Ciri-ciri : Proses terbentuknya pandangan hidup atau cita-cita.
    •  Pertama,remaja merindukan sesuatu yang bisa dianggap bernilai dan pantas dipuja,yang kadang-kadang belum jelas.
    • Kedua, obyek pemujaan lebih jelas.
    • Ketiga, mulai dapat menemukan nilai-nilai atau pendirian hidupnya.
c.       Masa Remaja Akhir : Dapat menentukan pendirian hidupnya

Cara Membuat Pecel lele

Saturday, May 5, 2012
Lele adalah salah satu jenis ikan favorit orang Indonesia, selain dagingnya yang empuk dan durinya yang renyah, lele juga memiliki kandungan protein yang tinggi, sekitar 20 %. Juga memiliki kandungan vitamin A lho... Saya akan menuliskan resep membuat pecel lele yang sering kita jumpai di tempat-tempat makan.
 
Bahan-bahan:
  1. 2 ekor lele
  2. minyak goreng secukupnya.
  3. Bumbu:
  • 1 sendok makan ketumbar
  • 1 siung bawang putih
  • 2 cm kunyit
  • 1/2 sendok makan garam
  • penyedap rasa (bila suka), secukupnya.
       4.  Lalapan: 
  • 1 buah mentimun segar, iris miring
  • 4 pucuk daun kemangi segar
  • 1 buah tomat, belah 4
       5.  Sambal Terasi:
  • 2 buah cabe merah
  • 5 buah cabe rawit
  • 1 buah tomat
  • 2 siung bawang putih
  • 1 siung bawang merah
  • 2 buah kemiri
Goreng semua bahan sambal, kemudian taruh ke dalam cobek, haluskan bersama 1/2 sendok teh garam dan penyedap rasa (bila suka), dan ditambahkan air dari irisan jeruk nipis.

Cara membuat:
Bersihkan lele dengan mengeluarkan isi perutnya, cuci hingga tidak berlendir. Rendam lele dengan bumbu yang telah dihaluskan selama + 30 menit agar bumbu meresap. Setelah itu goreng lele dengan minyak yang telah dipanaskan.
Sajikan bersama nasi putih, lalapan, dan sambal terasi. Hmm,,, sedapnya....

Cara membuat Carrot Susu (jus Wortel)

Thursday, May 3, 2012
Kawan-kawan pastinya sudah tahu, kalau buah yang satu ini punya kandungan vitamin yang sangat baik untuk kesehatan mata. Tiada lain dan tiada bukan adalah wortel (Carrot). Namun terkadang anak-anak ataupun orang dewasa kurang begitu suka bila dimakan begitu saja. Buah ini biasanya dipakai sebagai bahan soup ataupun tumis sayur. Nah, gimana kalau kita buat wortel ini sebagai minuman segar yang bikin ketagihan (xexexexe)..

Bahan dan alat:
  1. 1 buah wortel segar
  2. 1 bungkus susu kental manis
  3. air putih secukupnya
  4. sitru juser
  5. gelas
  6. es batu secukupnya

cara membuat:
Potong-potong buah wortel agar mudah di juser, masukan kedalam sitru juser agar sari buahnya bisa diambil dalam gelas, beri air putih agar membersihkan sisa sari buah wortel dalam juser. Campurkan sari buah wortel dengan susu kental, aduk hingga rata. Beri es batu secukupnya agar lebih segar.
Siap diminum.... Mudahkan kawan ^_^

Belajar Psikologi Manusia

Sering kali kita mendengar istilah psikologi dalam hidup sehari-hari kita, namun tahukah kita apa itu psikologi? disini saya menulis sekilas tentang apa itu psikologi.
Psikologi berasal dari bahasa inggris Phycology yang berakar dari dua kata yunani, yaitu psyche yang berarti jiwa dan logos yang berarti ilu. Jadi secara harfiah psikologi berarti ilmu jiwa. Namun ada 2 perbedaan antara ilmu jiwa dengan psikologi, yaitu:

  1. ilmu jiwa adalah istilah bahas indonesia sehari-hari yang dikenal dan digunakan secara luas, sedangkan psikologi adalah istilah scientific.
  2. ilmu jiwa mengandung arti yang lebih luas dari psiikologi. Ilmu jiwa meliputi semua pemikiran, pengetahuan, tanggapan, juga hayalan dan spekulasi tentang jiwa, sedangkan psikologi meliputi ilmu pengetahuan tentang jiwa berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah.
Dibawah ini adalah pengertian psikologi menurut beberapa ahli, sbb:
  1. Ernest Hilgert (1957), psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan lainnya.
  2. George A. Niller (1974), psikologi adalah ilmu yang berusaha menguraikan, mengamalkan, dan mengendalikan peristiwa mental dan tingkah laku.
  3. Clifford T. Morgan (1961), psikologi adalah ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia dan hewan, namun penerapan ilmu tersebut adalah pada manusia.
  4. Robert S. Woodworth dan Marquis DG (1957), psikologi adlah suatu ilmu pengetahuan yang mempelajari aktifitas atau tingkah laku individu dalam hubungannya dengan alam sekitarnya
  5. Chaplin (1972), psikologi adalah ilmu pengetahuan mengenai prilaku manusia dan hewan, juga penyelidikan terhadap oorganisme dalam segala ragam dan kerumitannya ketika mereaksi arus dan perubahan alam sekitar dan peristiwa-peristiwa kemasyarakatan yang mengubah lingkungan
  6. Henry Gleitman (1995), psikologi adalah ilmu pengetahuan yang berusaha memahami prilaku manusia, alasan dan cara mereka melakukan sesuuatu, dan bagaimana makhluk tersebut berfikir dan berperasaan.
  7. Edwin G. Boring dan Herbert S. Langfeld dalam Sarwono (1984), psikologi adalah studi tentang hakikat manusia.
Psikologi sebagai suatu ilmu, mempunyai tugas-tugas, atau fungsi-fungsi sbb:
  1. mengadakan deskripsi, yaitu tugas untuk menggambarkan secara jelas hal-hal yang dipersoalkan atau dibicarakan
  2. Menerangkan, yaitu tugas untuk menerangkan keadaan atau kondisi-kondisi yang mendasari terjadinya peristiwa-peristiwa tersebut
  3. Menyusun teori, yaitu tugas mencari dan merumuskan hukum-hukum dan ketentuan-ketentuan mengenai hubungan antara peristiwa satu dengan peristiwa lain atau kondisi satu dengan kondisi lain.
  4. Prediksi, yaitu tugas untuk membuat ramalan (prediksi) / estimasi mengenai hal-hal / peristiwa-peristiwa yang mungkin terjadi atau gejala-gejala yang akan muncul.
  5. Pengendalian yaitu tugas untuk mengendalikan atau mengatur peristiwa-peristiwa atau gejala-gejala.
Psikologi juga memiliki ciri-ciri, yaitu sebagai berikut:

1. Objek tertentu
Terdiri dari objek formal dan material, keduanya sangat penting karena objek tertentu merupakan awal langkah dari suatu imu. Penentuan objek suatu ilmu dapat dilihat dari definisi atau batasan dari ilmu yang bersangkutan. Objek digunakan untuk mempelajari ilmu.

2. Metode atau pendekatan penelitian tertentu
Pengetahuan dapat dipandang sebagai ilmu, jika telah melalui penelitian atau pembahasan yang dapat dipertanggungjawabkan.

3. Sistematika yang teratur sebagai hasil pendekatan terhadap objeknya
Hasil dari penelitian terhadap objek itu kemudian disistematisasi sehingga menghasilkan sistematika yang teratur yang menggambarkan hasil pendekatan  terhadap objek itu, disamping adanya pemikiran-pemikiran terhadap objek yang bersangkutan.

4. Mempunyai riwayat atau sejarah tertentu
Psikologi sebagai suatu ilmu yang memiliki sejarah tersendiri.

Nah demikian catatan singkat tentang psikologi, semoga bermanfaat ^_^
 

Menuai Sesuatu Dengan Berani Mencoba [Positif] Copyright © 2011-2012 | Powered by Blogger